Monday, 13 January 2014

Public Speaking: DON'T PANIC

Assalamualaikum guys . . .
Well, I have not written on my blog since new year's eve. To be honest, I've been busy with university life. Duh! :D

So what's going on with my life now?

Well, I'm taking four courses this semester! Kinda busy! I'm also taking public speaking and French class. This is really out of my comfort zone! Well, that's the point! I want to get out of my comfort zone, to challenge and scare myself a little bit. Hihihi.

Tomorrow is our first Introduction speech, kinda nervous. But all I can promise is I'll try my best and leave the result to ALLAH. This is my new mantra by the way.

Our first task is to interview a classmate and we are required to introduce him or her to the class. So, I got to interview this person whom I should't mention the name of. An interesting fact about him: he is wearing a hat with pins all over it. I thought it's kind of unique of him.

And guess what? His hat has saved my life!

So what happened was, I had been so nervous because I thought we had to present on Thursday. I came to class and I sat down. He was sitting right in front of me and he was wearing this hat. I looked straight to his hat and one of the pins say: DON’T PANIC. I feel as if he was telling me that. So I calmed down. I was thinking maybe I should come up to him later and thank him. 

I was lucky though because I was actually paired up with him. So I got a chance to ask him what’s the story behind his hat. He loves to design, and the pins are his designs. He also loves to design costume to entertain people.

Another interesting facts about him is that, he has 6 pets. One of them is snake! He told me that snake isn't hard to take care of. Most people have wrong assumption about snake. I forgot what kind of snake he has. I'll ask him again. Hihihi.

Anyway I have to present about him tomorrow to class. Wish me luck guys :D











Wednesday, 1 January 2014

Hey there 2014! :D

Banyak dari teman-teman saya yang menuliskan new year's resolution di tahun baru ini. Mereka menuliskan life goals dan harapan-harapan ke depan yang menurut saya hal yang cukup positive dan memotivasi. Jujur saja, saya pun ingin melakukan hal yang sama. Hanya saja ada sedikit kendala, banyak hal di tahun-tahun sebelumnya yang masih belum tercapai. Jadi resolusi 2014 bisa langsung di check di kategori new year 2013, tentu nya dengan sedikit improvisasi.

Apa yang sebenarnya saya harapkan di tahun 2014 ini?

Banyak hal tentu nya! Saya ingin ini, ingin itu. Ingin bisa seperti ini dan seperti itu. Ingin travel kesini dan kesitu. Pokok nya banyak mau nya deh! Hihihi. Tapi hal yang paling saya inginkan di tahun 2014 nanti nya adalah bisa lebih bersyukur, bisa lebih bersabar dan bisa lebih ridha dengan ketetapan ALLAH! Karna saya melihat diri saya di 2013 bahkan di tahun-tahun sebelumnya, begitu banyak mau nya sampai lupa berterimakasih pada sang Khalik akan nikmat-nikmat yang telah Ia berikan. Tidak cukup bersabar ketika keinginan saya tidak langsung Ia penuhi, dan tidak cukup ridha ketika keinginan-keinginan tersebut Ia ganti. Jadi postingan kali ini lebih tepat di sebut muhasabah diri di banding resolusi :D

Saya juga ingin memperbaiki bacaan Al-Quran saya yang masih amburadul. Keinginan terbesar saya adalah bisa menghapal Al-Quran. Man jadda wajadda. Siapa yang bersungguh-sungguh, ia pasti bisa kan?
Saya akan mulai menghapal juz 30, yang mudah-mudah saja dulu. Hihihi

Dan ada satu hal lagi yang sangat-sangat saya harapkan untuk bisa tercapai, karna saya merasa hal inilah yang menjadi penghambat untuk mencapai keinginan-keinginan saya yang lain. Tapi tentu nya saya ingin tetap ridha di atas segalanya. Jadi ketika sudah berusaha dengan maksimal, tapi tetap tidak tercapai juga, saya ingin bisa ridha atas keputusan Nya.

Mohon doa nya ya teman-teman. Semoga saya menjadi pribadi yang lebih baik dari saya yang kemarin. Saya tidak berjanji untuk tidak berbuat salah, saya hanya bisa memastikan bahwa saya akan terus belajar dari kesalahan-kesalahan saya.

Anyway, welcome 2014! ;)









Monday, 30 December 2013

Banff, Calgary AB

Saya suka sekali melihat danau-danau yang membeku, rasa nya subhanallah sekali. ALLAH, Tuhan ku, Tuhan semesta alam benar-benar perkasa. Tidak ada yang yang tidak mungkin bagi ALLAH!

Kalau lagi jalan ke Banff, melewati danau-danau, pasti minta berhenti dulu berfoto-foto. Hihihi.




Nah kalau yang ini sungai dan air terjun yang juga mulai membeku. Saya lupa nama sungai nya apa. Hehehe. Sungai ini terletak di Banff national park. It's a must visit place!


Destinasi berikut nya adalah kota Banff. Di sini banyak sekali di jual pernak pernik khas suku Indian (penduduk asli Canada). Walau di musim dingin seperti ini, ternyata banyak juga turis, baik asing maupun lokal yang berjalan-jalan di kota Banff.


Anyway, I had great times! Masih ada seminggu lagi waktu untuk berleha-leha, sebelum winter semester starts and of course another battle begins! :D





Thursday, 26 December 2013

Sudahkah anda bersyukur hari ini?

Guess what guys?

Bukan hanya dalam olahraga sepak bola, untuk bisa mahir dalam bersyukur pun butuh practise! Seperti kata pepatah, practise makes it perfect! Sama dengan jenis organ tubuh lainnya, otak/fikiran jg perlu di train untuk bisa menjalankan fungsi secara maksimal. Ketika fikiran-fikiran negative masuk, maka halaulah segera dengan fikiran-fikiran positive. Salah satu cara nya yaitu dengan bersyukur.

Contoh saja, seorang mahasiswa/i tingkat akhir (terutama yang belum tamat-tamat :D) masih bisa bersyukur. Bersyukur karna ALLAH masih memberi kesempatan untuk bisa menempuh pendidikan sampai sejauh ini. Yang tidak kuliah pun masih bisa bersyukur akan hal lain. Mungkin sampai detik ini anda masih mepunyai keluarga yang mencintai anda, dan ALLAH masih memberi anda kesehatan baik secara mental maupun fisik. 

Inti nya, cobalah untuk selalu men-train diri dan fikiran kita untuk mencari hal-hal yang bisa di syukuri karna sesungguhnya bersyukur itu untuk kebaikan diri kita sendiri.

“Bersyukurlah kepada Allah. Dan barangsiapa yang bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barangsiapa yang tidak bersyukur, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji.” (QS. Luqman:12)

Wajib bagi kita untuk bersyukur agar bisa melihat betapa besar karunia yang telah ALLAH berikan. Akan tetapi, karna hal-hal yang tidak berjalan sesuai kehendak, kita jadi down bahkan sampai putus asa.

Ketika sudah bersyukur, lantas apakah kita akan berhenti berusaha?

Seorang mahasiswa/i tingkat akhir yang belum tamat di wajibkan untuk terus berusaha agar ia bisa menyelesaikan pendidikan nya. Jangan lupa pula pada saat yang bersamaan tetap tawakkal, menyerahkan hasil sepenuhnya pada ALLAH.

Sekali lagi, no offense buat pemain sepak bola dan mahasiwa/i tingkat akhir. Maaf saya sama sekali tidak bermaksud menyudutkan pihak-pihak terntentu. Hanya saja, saya memilih contoh ini biar bisa lebih spesifik dengan point yang hendak saya sampaikan.

Anyway, semoga bermanfaat guys! Comments and concerns are welcome! ;)









Wednesday, 25 December 2013

The Publication

Pas udah di umumin kalo ternyata saya masuk TOP 20, rasa nya senang banget. Hehehe. Gak nyangka aja gitu. Ternyata usaha saya selama ini gak sia-sia. ALLAH memang Maha mendengar doa hamba-hamba Nya.
Beberapa hari kemudian, saya di interview sama media lokal. Pagi nya, seorang teman saya nge-tag sebuah foto di Facebook. Pas di buka, saya terkejut. Ternyata hasil interview kemaren siang udah di muat di koran Aceh. Foto nya gede sekalii, di halaman pertama pula. OMG! Hahaha.
Udah gitu, langsung aja saya ngambil motor di garasi, tancap gas ke kiosk terdekat. Pas nyampe, langsung saya samperin bapak penjual koran.
"Pak pak, beli koran yang punya hari ini dong" kata saya gak sabaran.
Bapak penjual koran heran banget ngeliat tingkah saya.
"Ini dek koran nya" kata si bapak.
"Ini pak uang nya".
Saya tertawa geli pas ngebaca berita di halaman pertama.
"Kenapa dek?" tanya si bapak.
"Gak ada pak" jawab saya singkat.
Udah gitu si bapak ngambil koran juga, ngebaca halaman pertama.
"Eh ini mirip sama kamu. Jangan-jangan ini memang kamu ya?" tanya si bapak penasaran.
"Hehe. Emang mirip ya pak?" jawab saya mencoba bercanda.
"Iya ini kamu. Jadi sekarang kamu kuliah di Canada?"
"Iya pak. Oh ya pak, saya harus buru-buru pulang. Pamit dulu ya pak. Assalamualaikum"
"Oh iya iya. Saya doakan moga kamu sukses di ajang ini. Waalaikumsalam"
Baik sekali bapak ini mau doain saya. Tapi saya harus buru-buru karna pengen nunjukin koran nya ke orang tua dan adik-adik saya.




Pas nyampe rumah, langsung nunjukkin koran nya ke mama dan adik-adik saya. Mereka tertawa geli. Hehehe. Bangga banget kaya nya ngelihat saya masuk koran. Jadi artis lokal euuuyy :D hihihi

Kebetulan beberapa newspaper lokal di Aceh buat follow-up, muat berita tentang proses karantina selama di Jakarta dan Bandung. Saya tetap contact mereka, ceritain gimana perjalanan saya.






Kisah Dara Aceh Evawani Efliza di World Muslimah 2013

evawani-eflizaSetelah berhasil lolos menjadi 20 besar World Muslimah 2013, Evawani Efliza dara asal Aceh yang saat ini masih mengikuti masa karantina hingga 17 September mendatang di Subang, Bandung berbagi kisahnya bersama @iloveaceh.
Dara yang akrab disapa Eva ini mengaku bersyukur bisa masuk dalam 20 besar finalis dan bertemu dengan sejumlah peserta lainnya dari berbagai negara, dan mereka pun diperkenalkan kepada publik dalam sebuah acara press conference oleh panitia World Muslimah Foundation (MWF) beberapa waktu lalu di FX Mall, Jakarta.
“Ini merupakan acara untuk mengenalkan para finalis World Muslimah kepada publick (public expose),” sebut mahasiswi Psikologi di Universitas Mount Royal Calgary, Kanada tersebut.
Selama masa karantina Eva juga menyebutkan aktivitas sehari-hari para finalis sangat berkesan, mulai dari pagi hingga malam digembleng dengan sejumlah kegiatan positif.
“Setelah melakukan press conference di Jakarta, sorenya para finalis langsung diberangkat ke Bandung untuk menjalani proses karantina di sana. Kami menghabiskan waktu tiga hari di sana. Setiap paginya kami diharuskan bangun malam pukul 3.30 WIB untuk melaksanakan shalat tahajud berjamaah. Kemudian dilanjutkan dengan shalat shubuh lalu aktivitas-aktivitas lainnya pun mengikuti,” cerita Eva yang saat ini masuk sebagai nominasi 5 besar leader pengajian Alquran, yang akan mengawali opening caremony Malam Grand Final nanti, Rabu (18/9) malam di Balai Sarbini, Jakarta.
Eva juga menambahkan, yang membuat terkagum dengan 3rd Annual Award of World Muslimah tahun ini adalah inspirasi dari founder dan CEO World Muslimah, Ms. Eka Shanty. “Beliau terus mengingatkan kepada para finalis, jika ingin terkenal, maka bukan di sini tempatnya. Ajang ini lebih berfokus pada perbaikan karakter, menambah pengetahuan tentang Islam”, sebutnya.
Lebih lanjut Eva juga senang bisa berinteraksi dengan sesama finalis yang betul-betul bisa merasakan akrabnya persaudaraan. “Selama masa karantina diantara sesama finalis tidak ada yang namanya jealousy dan cat fighting (pertengkaran dua orang wanita, red). Disini saya benar-benar terasa persaudaraannya,” jelasnya.
Jangan lupa untuk dukung Evawani Efliza di World Muslimah 2013 sebagai terfavorit, bisa klik disinilalu vote dua kali sampai keluar kata sukses. (ed)
Untuk info selanjutnya bisa di klik di sini:  I love Aceh